Untuk Cetak POP Display Printing, Berikut Jenis yang Dapat Dipilih

POP (Point of Purchase) memang memiliki pengaruh yang cukup besar untuk menarik minat pembeli. Apalagi dengan semakin unik dan kreatifnya cetak POP display printing yang beredar dipasaran. POP sendiri dibagi menjadi tiga jenis yaitu POP display printing, POP signs dan POP in-store media. Ketiga jenis ini sebenarnya memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai ajang promosi. Jika dibandingkan dengan iklan lain, kehadiran POP terasa berbeda. Iklan yang dipasang di media banner, media massa, iklan di TV atau iklan yang dipajang di jalanan berbeda dengan iklan yang dimasukkan dalam POP. Di dalam POP display printing nantinya akan dipajang juga produk yang ditawarkan, sehingga pembeli akan langsung dapat menyentuh dan merasakan produknya. Hal ini dapat menarik minat lebih besar daripada saat melihat iklan hanya dari gambar atau video saja. Untuk memesan cetak POP display printing sendiri telah banyak ditemukan, dengan bentuk yang berbeda – beda tergantung jenis produk dan tujuan pemasaran.

  1. Hanging mobile

POP display dengan jenis ini biasanya dibentuk dari karton atau plastik yang terpasang pada plafon toko. Karena desainnya yang ringan dan cenderung kecil, hanging mobile POP display ini dapat berputar jika nanti terkena angin. Untuk cetak POP display jenis ini tidak memerlukan biaya yang banyak dikarenakan bahan yang digunakan juga murah. Sebaiknya POP display jenis ini menggunakan desain dengan warna yang mencolok agar dapat terlihat dengan baik oleh pembeli.

2. Wobbler

POP display yang terbuat dari karton lainnya adalah Wobbler. POP display ini biasanya berbentuk bulat, segitiga, oval atau bentuk lain yang disesuaikan dengan bentuk produk yang ingin di tawarkan. Cetak POP display jenis wobbler ini biasanya membutuhkan waktu yang cukup karena bentuknya juga yang cukup rumit apalagi jika harus menyerupai produk yang diiklankan.

3. Shelf talker

Shelf talker adalah POP display yang dipajang dekat dengan rak tempat produk yang diiklankan dipajang. Dengan adanya shelf talker, pembeli dapat membaca deskripsi produk, dan jika mereka tertarik, mereka akan langsung mengambil produk yang ada di sampingnya.

4. Standing display

Sama seperti shelf talker, standing display ini diletakkan di sebelah rak dimana produk yang ingin ditawarkan dipajang. Gambar yang disuguhkan pada POP display ini biasanya eye catching dan cukup mencolok agar menarik minat pembeli.Sebagai contoh, standing display yang biasa ditemui di department store yang menjual pakaian adalah gambar model setinggi manusia yang berpakaian setrendy mungkin. Untuk melakukan Cetak POP display jenis ini biasanya membutuhkan ketelitian yang ekstra karena bentuk yang cukup besar. Bahan yang digunakan bisa berupa kardus, karton ataupun triplek. Intinya bahan tidak boleh yang gampang jatuh atau tidak kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *