4 Aturan Main Trampolin Anak Agar Aman saat Digunakan

Trampolin Besar

Trampolin anak sekarang ini bukanlah permainan yang asing lagi, terutama di kota-kota besar. Bahkan, bisa dikatakan, trampolin merupakan permainan yang paling disukai anak jaman now. Arena lompat-lompatan dengan sentuhan alat modern ini mampu membuat anak tertawa lepas karena sensasi yang ditimbulkannya. Ukuran dan harga trampolin pun beragam, dari yang kecil hingga harga trampolin besar. Agar permainan ini aman saat dilakukan anak, Anda harus menerapkan beberapa aturan main. Berikut ini beberapa aturan main tersebut.

  • Satu Trampolin Satu Anak

Untuk menghindari terjadinya tabrakan pada saat melompat, gunakan satu trampolin hanya untuk satu anak saja. Terutama untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun dan belum terlalu mahir melompat. Sebab, di usia ini, keseimbangan tubuh anak belum berkembang secara sempurna. Jika dalam satu alat terdapat banyak anak, maka peluang terjadinya benturan atau saling tindih pada saat terjatuh sangat besar, meskipun ukuran trampolin dan harga trampolin besar. Akibatnya pun bisa membuat anak mengalami cedera.

  • Permainan Hanya untuk Anak Usia 6 Tahun ke Atas

Seperti dijelaskan sebelumnya, keseimbangan dan koordinasi tubuh anak di usia bawah 6 tahun masih sangat rendah. Oleh karena itu, permainan ini akan aman jika dilakukan oleh anak usia 6 tahun ke atas. Jika memang anak Anda yang masih balita tertarik ingin ikut bermain trampolin, pastikan Anda melakukan pengawasan secara ekstra.

  • Hindari Melakukan Gerakan Berbahaya

Saat ini ada banyak gerakan yang bisa dilakukan pada saat bermain trampolin. Untuk anak usia 6 tahun, sebaiknya dibatasi gerakannya hanya untuk melompat saja. Untuk gaya salto baru diperbolehkan jika memang anak sudah mahir atau sudah berumur cukup. Sebab, salah satu gaya bermain trampolin tersebut cukup ekstrim dan dapat membahayakan si anak sendiri. 

  • Melakukan Pemanasan dan Mengenakan Busana Nyaman

Sebelum memainkan trampolin, ajak anak untuk melakukan pemanasan agar semua otot tidak kaget. Lakukan beberapa menit hingga otot mereka lemas dan siap melakukan permainan tersebut. Selain itu, kenakan busana yang nyaman untuk dikenakan. Sebab, kenyamanan pakaian akan sangat berpengaruh terhadap gerakan bebas anak pada saat melompat dan memantul.

Ukuran Perosotan Anak dan Modelnya

Ukuran & harga jual perosotan anak TK

Anak usia batita dan balita memang sedang asyiknya bermain, tetapi memilih permainan yang ber-edukasi merupakan solusi terbaik sehingga anak tidak melulu bermain. Mereka bisa diajarkan melatih raga dan kemampuan intelegensinya hal itu merupakan salah satu manfaat perosotan anak. Untuk anak usia batita (bayi di bawah tiga tahun) bisa menggunakan perosotan yang kecil dan memiliki pengaman agar mereka tidak terjungkal. Para orang tua tetap harus mengawasi walaupun ada pengaman. Sedangkan untuk balita (bawah lima tahun) atau sekitar usia TK, anak sudah bisa dipercaya untuk menaiki tangga dan perosotan yang lebih besar. Disini kita akan mengulas ukuran dan harga jual perosotan anak TK hingga anak bayi.

Ukuran Perosotan Anak

  • Perosotan Bayi

Jika Anda ingin mengenalkan manfaat perosotan anak pada bayi usia 1-2 tahun sebaiknya menggunakan ukuran yang super kecil. Perosotan ini tidak memiliki tangga, hanya ganjalan yang fungsinya mirip tangga setinggi 30 cm, panjang perosotannya 50 cm dan lebar 50 cm. Dengan bahan dasar fiberglass yang aman tidak akan membuat anak anda terluka. Hanya saja anak tetap dalam pengawasan. Harga untuk perosotan ini memang cukup mahal bekisar Rp. 3 juta –  Rp. 4 jutaan. Fasilitas perosotan ini ada pelindung yang empuk sehingga saat bayi Anda meluncur tidak langsung di lantai tetapi ada bantalan empuknya. 

  • Perosotan Batita

Ukuran perosotan batita ini mulai dari panjang tangga 100 cm, panjang perosotan 200 cm dan lebar 50 cm, dengan 4 kaki. Harga perosotan batita ini lebih murah dari perosotan bayi Rp. 2 jutaan 0 Rp. 2,5 jutaan. Bahan berkualitas dan model yang beragam akan membuat anak Anda betah bermain sambil belajar mengenal warna.

  • Perosotan Anak

Ukuran perosotan anak ini ini memiliki dua tipe:

Tipe A: tinggi tangga 150 cm, panjang perosotan 250 cm dan lebar 50 cm, 4 kaki. Tipe B: tinggi tangga 125 cm, panjang perosotan 200 cm dan lebar 50 cm, 4 kaki. Harga jual perosotan anak TK setiap tipe berbeda tetapi rata-rata Rp. 2 jutaan – Rp. 3 jutaan dan tergantung dari desain yang ingin anda pilih.

Jika Anda memilih desain yang cukup rumit dengan perosotan bentuk spiral tentunya harus merogok kocek lebih dalam.

Lama waktu pengerjaan pembuatan perosotan ini satu minggu jika tidak antri, tetapi kami usahakan penuh untuk tepat waktu. Untuk desain gambar tidak akan kami kenakan biaya tambahan, seperti cat, gambar kartun dan sebaigainya. Semakin rumit dan besar ukuran perosotan anak, maka harga jual perosotan anak TK semakin besar pula, namun jika melihat dari segi manfaat perosotan anak yang tahan lama tentunya anda tidak akan menyesal. Saltu hal lagi, perosotan khusus anak sebaiknya dicor paten di tanah agar kuat dan tidak lekas rusak.

Ukuran Perosotan Anak Jika Anda ingin mengenalkan manfaat perosotan anak pada bayi usia 1-2 tahun sebaiknya menggunakan ukuran yang super kecil. Perosotan ini tidak memiliki tangga, hanya ganjalan yang fungsinya mirip tangga setinggi 30 cm, panjang perosotannya 50 cm dan lebar 50 cm. Dengan bahan dasar fiberglass yang aman tidak akan membuat anak anda terluka. Hanya saja anak tetap dalam pengawasan. Harga jual perosotan anak ini memang cukup mahal bekisar Rp. 3 juta –  Rp. 4 jutaan. Fasilitas perosotan ini ada pelindung yang empuk sehingga saat bayi Anda meluncur tidak langsung di lantai tetapi ada bantalan empuknya.